Pemilik Warnet Tewas

Pemilik warung internet (warnet) tewas dibunuh di lokasi usahanya, “Warnet Poenit”, di Jalan Raya Jatiwaringin RT 01/06 Kelurahan Jati Cempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis (23/9) dini hari.


Pelaku, yakni SHW (20) mantan karyawan warnet yang telah dipecat sebulan lalu, akhirnya dibekuk polisi beberapa jam kemudian. Ia ditangkap bersama Tut (18). Sementara itu, dua pelaku lainnya, yakni T dan seorang lagi yang belum diketahui identitasnya, masih dalam pengejaran petugas.


Selain membunuh korban yang bersama Alderta Paskah Pinem, pelaku yang berjumlah empat orang itu juga melukai seorang karyawan yang bertugas sebagai operator yaitu Apin Sawaluddin dan pengunung Cecep Mulyana.

Alderta tewas di lantai dua dengan luka tusuk perut, leher, dan dagu yang nyaris putus serta sayatan pada keningnya, Apin menderita luka pada perut dan kepala, sedangkan Cecep terkena luka tusuk di perut. Keduanya selanjutnya dirawat di rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
M Randi Pranata, salah seorang saksi yang ketika itu berada di lokasi, menuturkan, peristiwa berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB.

Menurutnya, sempat terdengar suara gaduh dari lantai dua sebelum ketiga pelaku turun dan menutup serta mengunci pintu sambil mengeluarkan pisau dari dalam tas. Sebelum kabur, para pelaku sempat menusukkan senjata tajam ke Apin dan Cecep.
Selepas kepergian para pelaku, pengunjung setempat segera menghubungi Polsek Pondok Gede dan Polres Metro Bekasi Kota yang selanjutnya mendatangi lokasi. Jasad Alderta kemudian dievakuasi ke RSCM Jakarta Pusat. Sementara itu korban luka dilarikan ke RSCM dan Rumah Sakit (RS) Harum Pondok Gede, Bekasi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ade Ary, pagi ini mengatakan identitas penyerang dari keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi.
“Tersangka berjumlah empat orang, yaitu SHW dan tiga temannya. SHW adalah mantan karyawan di warnet tersebut,” ujarnya.

Meski masih mendalami motif di balik pembunuhan ini, polisi menduga kejadian ini berlatarbelakang dendam karena SHW dipecat sebagai karyawan warnet tersebut satu bulan lalu. Kasus ini ditangani petugas Polsek Pondok Gede dan Polres Metro Bekasi Kota.

Pasca-Lebaran aksi pembunuhan kembali terjadi. Sebelumnya, Liaw Tjhon Kin (73), pemilik toko emas di Pasar Pramuka, ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Penegak No.2 RT 13/01 Palmeriam, Matraman Jakarta Timur, Rabu (22/9) dini hari.

Jenazah korban ditemukan anaknya, Hardy Muliawan (37), di ruang keluarga dengan 10 luka tusuk pada perut hingga ususnya terburai. Diduga kuat pelaku masih orang dekat korban yang hingga kini masih diburu petugas Polsek Metro Matraman. (SH/u)
sumber: Bekasi (SIB)

Post a Comment

أحدث أقدم